Thursday, January 31, 2013

Dracula by Bram Stoker




Zaman sekarang, vampir bukan lagi tokoh yang mengerikan. Gambaran vampir yang membekas adalah sosok Edward Cullen yang digandrungi banyak remaja sampai orang dewasa. Vampir seperti Edward Cullen adalah sosok vampir yang tidak lagi bermasalah dengan sinar matahari, melainkan menjadi semakin indah dibawah sinar matahari. Ia tinggal di rumah kaca mewah di tengah hutan dan berhasil membuat wanita manusia jatuh cinta kepadanya dan bahkan menikahinya. Sosok vampir yang diperkenalkan oleh Stephanie Mayer ini sungguh berbeda dengan asal mula vampir yang sejak lama diciptakan oleh Bram Stoker. Stoker memiliki beberapa karya, namun kisah vampir yang ditulisnya adalah satu-satunya karya yang membuatnya cukup terkenal. Vampir yang diciptakan oleh Stoker adalah sosok yang tinggi, berhidung bengkok dan bergigi runcing. Ia dikenal dengan nama Count Dracula yang tinggal di sebuah kastil di daerah Transylvania.

Dracula karya Stoker ini diciptakan pada tahun 1897 dengan genre novel gothic horror. Kisah ini menceritakan Count Dracula yang semula bertempat tinggal di Transylvania kemudian berusaha untuk pindah ke Inggris. Usaha kepindahannya ini melibatkan seorang bernama Jonathan Harker yang berkunjung ke kastil di Transylvania untuk membantu memeriksa kelengkapan surat-suratnya agar bisa membeli beberapa tempat di Inggris. Harker mengunjungi Transylvania tanpa mengetahui siapa kliennya, ia bahkan sempat dicegah oleh warga sekitar ketika hendak melanjutkan perjalanan menuju kastil Count Dracula. Terkurung di dalam kastil selama beberapa bulan, Jonathan Harker memaksa dirinya tetap waras dengan semua fenomena yang dialaminya, namun untungnya Harker berhasil melarikan diri. Count Dracula pun berhasil menuju inggris dan kepindahannya membawa bencana bagi Inggris.

Minna Murray dan Lucy Westerna adalah dua orang sahabat. Suatu hari, muncul keanehan dalam kesehatan Lucy setelah suatu malam Minna mendapatinya duduk bersama seorang pria berhidung bengkok. Dr. Seward yang memeriksanya tidak menemukan tanda-tanda penyakit dalam diri pasiennya, sehingga ia mengundang gurunya dari Amsterdam, Profesor Abraham Van Helsing untuk membantunya menangani Lucy. Di saat yang sama, Minna Murray yang mendengar kabar dari tunangannya Jonathan Harker segera berangkat menemuinya setelah beberapa waktu putus komunikasi dengannya. Sementara Profesor Van Helsing tidak bisa mengemukakan temuannya kepada Dr. Seward, ia takut kondisi Lucy tidak bisa diterima oleh Dr. Seward maupun Lord Goldaming, tunangan Lucy. Namun suatu saat, Profesor Van Helsing harus memberitahu mereka semua, apalagi semakin lama kondisi Lucy semakin memburuk, bahkan lebih buruk dari kematian itu sendiri. Sampai suatu ketika mereka semua akan dihadapkan pada perburuan yang kapan saja bisa merenggut nyawa orang yang mereka sayangi.

My Thought:

Pertama kali melihat cover versi Gramedia ini, rasanya buku ini sangat mengerikan dan menakutkan. Sebagai hadiah Secret Santa di bulan desember, awalnya aku takut membacanya, bagaimana mungkin dalam suasana Natal, aku justru membaca buku beraroma darah segar. Namun apa yang kutemukan dalam buku ini ternyata tidak segarang cover luarnya. Dalam beberapa ulasan yang sebelumnya pernah kubaca, Count Dracula digambarkan  sebagai seorang vampir yang haus darah, namun menurutku rasanya sepak terjang Count Dracula dalam novel ini tidak cukup ganas. Tidak ada daya tarik horror dalam dirinya yang cukup untuk membuatku ketakutan. Bahkan rasanya ia terlalu mudah dikalahkan untuk ukuran seorang vampir. Count Dracula bisa berada di dekat seorang manusia tanpa rasa haus untuk meminum darah manusia seketika, apakah mungkin hal ini disebabkan oleh pengendalian dirinya yang luar biasa ataukah karena Bram Stoker menciptakan vampir yang kurang beraroma vampir?

Yang menarik dari buku ini adalah cara penuturan kisahnya. Kisah ini tidak dituturkan secara langsung oleh seorang narrator, namun disampaikan lewat catatan harian setiap tokoh. Karena itu ada beberapa kisah yang dituturkan berulang kali oleh orang yang berbeda, namun setiap penuturan itu punya sudut pandang yang berbeda, sehingga pembaca harus mau bersabar agar bisa melihat seluruh kisah dalam satu frame yang utuh. Cara penuturan seperti ini sangat detail sehingga pada bagian-bagian tertentu rasanya sangat membosankan. Bagian awal adalah bagian paling membosankan dalam novel ini, kira-kira seratus halaman pertama aku harus memaksa diri untuk terus lanjut membaca, namun setelah melewati seratus halaman pertama, alur kisah terasa menjadi lebih cepat.

Meskipun Bram Stoker bukanlah orang yang pertama kali mengangkat tokoh vampir, namun Dracula karya Bram Stoker adalah tumpuan bagi tokoh fiksi vampir untuk melesat dan bertransformasi terus hingga saat ini. Namun beberapa hal dari karya Stoker tidak lagi melekat dalam diri vampir modern. Salah satu contohnya adalah ketakutan vampir terhadap bawang putih. Dalam kisah yang dituturkan Stoker, vampir sangat takut pada bawang putih dan vampir yang sedang terbaring dalam petinya tidak akan pernah bangun jika diatas petinya diberi bunga mawar atau hosti. Dalam beberapa teori, vampir sering disamakan dengan gigitan nyamuk. Nyamuk sebagai penghisap darah sering dianalogikan sebagai vampir ataupun kelelawar, karena itu ketidaksukaan nyamuk terhadap aroma bawang putih pun dibawa menjadi salah satu penangkal vampir.

Buku ini diterbitkan oleh Gramedia dengan terjemahan yang baik dan cover yang lebih garang dari kisah didalamnya. Namun entah mengapa rasanya ada bagian-bagian yang hilang dari buku ini. Bagian dimana Jonathan Harker melarikan diri dari kastil Transylvania tetap menjadi misteri hingga akhir. 

Bram Stoker
Bram Stoker yang memiliki nama asli Abraham Stoker lahir di dekat Dublin pada tanggal 8 November 1847. Bram Stoker yang pernah terbaring sakit selama 7 tahun awal hidupnya, menjadi olahragawan yang justru sangat baik semasa ia berkuliah di Trinity College. Stoker yang telah lama ingin menjadi penulis harus menunda keinginannya dan mengikuti kehendak orang tuanya menjadi pegawai negeri. Semasa menjadi pegawai negeri, ia tetap menekuni dunia menulis, beberapa buku pernah ditulisnya namun tidak membawanya keluar dari pekerjaanya. Henry Irving, seorang aktor yang digemari Stoker saat ia masih berkuliah suatu saat menaruh minat pada salah satu resensi Stoker. Ia mengundang Stoker dan sejak saat itu berkembang pulalah persahabatan mereka yang akhirnya membawa Stoker keluar dari pekerjaannya dan menjadi manager aktor. Disela semua kesibukannya ini, pada tahun 1890 ia memulai risetnya untuk menulis buku ini yang kemudian membawanya pada kemasyhuran.

Tebak Santa

Buku ini adalah hadiah yang diberikan oleh my secret santa dibulan desember 2012. Sungguh menyenangkan bisa terlibat dalam event secret santa yang telah dua tahun berturut-turut diadakan oleh Blogger Buku Indonesia secara serempak. Terimakasih untuk teman-teman yang telah berpartisipasi mengelola event ini, juga untuk teman-teman yang telah berpartisipasi mengikuti event ini sehingga membuatnya semakin meriah. 

Santaku memberikan riddle dalam bentuk Quote yang diambil dari buku Alice in Wonderland, pembaca bisa lihat pada foto diatas. Aku sempat kebingungan dengan riddle yang tak jelas ini, lalu aku menelaah paket kiriman tersebut dan tadaaaaaa....di paket tersebut tercantum no hp pengirim :D

Tugasku sekarang hanyalah memastikan apakah identitas pemilik no hp itu ada hubungannya dengan Alice. Aku lalu membuka data bbi di group facebook, melakukan searching no hp dan keluar lah satu nama. Mulailah aku bergerilya ngubek-ngubek facebook, blog, dan twitter si santa, aku menemukannya memiliki sebuah blog yang bercerita tentang petualangan. Sama seperti Alice, ternyata santaku juga suka berpetualang. Tak puas dengan itu, aku pun mencari bocoran ke sumber terpercaya tentang apa yang disukai atau tidak disukai si santa. Menurut bisikan dari sumber terpercaya, si santa pun suka kelinci sama seperti Alice yang suka kelinci. Hehehe karena itu aku menyimpulkan bahwa mba Indri Juwono adalah Santaku yang baik itu. Semoga tebakanku benar ya. Terimakasih banyak telah memberikan buku yang layak mendapat empat bintang ini.

*****************************
Judul: Dracula
Penulis: Bram Stoker
Penerbit: Gramedia
Terbit: Juni 2010 (cetakan ke-3)
Tebal: 528 hal
ISBN: 978-979-22-2866-3
*****************************

19 comments:

  1. Eh kok bisa tahu kalo santanya mba Indri??

    ReplyDelete
  2. iya nih, kasih tau dong gimana cara nebaknya

    ReplyDelete
  3. ko bisa teh Indri, kak Esi? ada teknis nyelesain riddlenya?

    ReplyDelete
  4. hahaha..iya aku lupa yaa jelasin cara nebaknya..
    pertama, riddlenya itu adalah Quote dari Alice. Alice itu suka kelinci, dan mba indri jg menurut bisikan dari teman deketnya itu suka jga sama kelinci selain itu mereka berdua sama2 suka bertualang..dan yang paling penting lagi..di paket kirimannya mba indri ada no telpon hahaha yang kalo di search ke data bbi langsung ketemu deh pemiliknya :D

    ReplyDelete
  5. barusan aku update postinganku, kutambahin bagian cerita penelusuran siapa santaku :D

    ReplyDelete
  6. Pernah liat buku ini di Gramedia, tapi ga berani ambil. serem.. >_<

    ReplyDelete
  7. aku pengen banget baca buku ini, tapi aku penakut hahaha...udah pernah nonton filmnya dan masih merinding ngebayangin si drakula, hiiii... btw, kayaknya tebakannya bener deh si *wink*

    ReplyDelete
  8. kalo liyat tulisannya siiiih.... ;)

    ReplyDelete
  9. @astrid: gak serem loh mba astrid..coba deh..mau pinjem?

    ReplyDelete
  10. bukunya gak serem kok...ayoo pada baca dan yaa semoga tebakanku bener yaa *doa*

    ReplyDelete
  11. Belum sempat-sempat juga baca buku ini, hrs kebaca deh tahun ini, ketimbun terus, kasian count dracula :D

    ReplyDelete
  12. Ini masuk buku favoritkuuuu. Jatuh cinta sama vampir ya karena buku ini *aneh ya*

    Wuaa...semoga tebakannya bener

    ReplyDelete
  13. Tadaaaaaa, Alicenya muncul. Udah boleh kan? udah tanggal 1 kan??
    eh, kata siapa aku suka kelinci?? nuduh aja, aku sukanya bebek. bebek bakar.. :)))

    aku sukanya sama Alice, bukan kelincinyaa.
    kirain taunya dari profileku di twitter, coba diklik kam backgroundnya film Alice, dan tinggalnya di wonderland.
    tapi, hebat euy investigasinya....

    ReplyDelete
  14. hahahaha akhirnya santaku muncul juga...wah ternyata informanku salah informasi..maapkan santaku..btw iya aku lupa bilang klo salah satu petunjuk kuat krna lokasi di twitter itu Wonderland :D

    so thanks ya mba indri *muacchh*

    ReplyDelete
  15. sekarang aku harus investigasi siapakah informan ituuu... :)))

    ReplyDelete
  16. Beneficial try out Michelle. Consult many of friends
    and family who seem to adore gadgets. I’m sure they might aid.
    Review my blog Genital Warts Cure

    ReplyDelete
  17. Hello! I just needed to uncover you have got problems with
    online criminals? The last weblog (hubpages) seemed to be broken into and
    i also appeared getting rid of nearly a year associated with effort on account of absolutely no save.
    Are you experiencing every approaches to avoid online criminals?
    My webpage ... Online Auto Insurance

    ReplyDelete