Zaman sekarang, vampir bukan lagi tokoh
yang mengerikan. Gambaran vampir yang membekas adalah sosok Edward Cullen yang digandrungi
banyak remaja sampai orang dewasa. Vampir seperti Edward Cullen adalah sosok
vampir yang tidak lagi bermasalah dengan sinar matahari, melainkan menjadi
semakin indah dibawah sinar matahari. Ia tinggal di rumah kaca mewah di tengah
hutan dan berhasil membuat wanita manusia jatuh cinta kepadanya dan bahkan
menikahinya. Sosok vampir yang diperkenalkan oleh Stephanie Mayer ini sungguh
berbeda dengan asal mula vampir yang sejak lama diciptakan oleh Bram Stoker. Stoker
memiliki beberapa karya, namun kisah vampir yang ditulisnya adalah satu-satunya
karya yang membuatnya cukup terkenal. Vampir yang diciptakan oleh Stoker adalah
sosok yang tinggi, berhidung bengkok dan bergigi runcing. Ia dikenal dengan
nama Count Dracula yang tinggal di sebuah kastil di daerah Transylvania.
Thursday, January 31, 2013
Monday, January 28, 2013
Harry Potter and the Sorcerer's Stone
This my first time read Harry Potter and
the Sorcerer’s Stone. I watched the movie instead of read the book. And as
usual, after I saw the movie, I lost the will to read the original story from
the book. In this New Year, there is a blog called Surgabuku, who make an event
called HotterPotter to everybody who wants to join in Harry Potter re-reading
challenge and that’s a door to me to see the detail words from JK Rowling.
I prepared a synopsis for you who never
read or watch a story of the boy who lived, here it is from Goodreads, hope it’s
enough to give a drawing for you about him. And for you who know Harry Potter
very well, you can skip this part:
Sunday, January 13, 2013
Historical Fiction Challenge 2013
Hosted by: Hobby Buku
Duration: 2013 - 2015
To finished your TBRR list
from 2013 - 2015
Challenge ini saya harap akan membantu menyemangati saya untuk
melahap buku-buku historical fiction yang telah lama tertimbun dan tak
tersentuh. Challenge yang di-host oleh Hobby Buku ini berdurasi 3 tahun dan
memiliki level yang bisa dipilih:
Historian: ≥ 20 books / 3 years
Curator: 15 - 20 books / 3 years
Librarian: 10 - 15 books / 3 years
Collector: 5 - 10 books / years
Sejujurnya saya belum bisa menentukan daftar bacaan saya untuk
tahun 2014 dan 2015, jadi saat ini saya hanya memberikan daftar bacaan untuk
tahun 2013:
Girl with Pearl Earrings by Tracy ChevalierThe Three Musketeers by Alexandre DumasImperium by Robert HarrisIn the Time of Butterflies by Julia AlvaresConspirata by Robert Harris
Doakan
saya berhasil melahap semua buku itu yaa :D
A Black Book from Secret Santa and Her Riddle
Waktu itu saya lagi
hectic mengurusi event year end kantor dan tiba-tiba bapak office boy datang
menghampiri dan membawa bungkusan dengan nama pengirim Secret
Santa...woooooww...saya berhenti sebentar sambil pamer-pamer di kantor. Dari
penampakan luar saja, saya suka banget sama buku ini, covernya yang merah hitam
itu...ini dia penampakan buku dari my Secret Santa.
Lalu setelah happy dengan bukunya, mulailah saya sempoyongan
melihat riddle si Santa yang menurut saya tak memberikan clue apa-apa,
Never imagine yourself not to be otherwise that what it might appear to other that you were or might have been was not otherwise than what you had been would have appeared to them to be otherwise
Nah itu dia riddle-nya yang adalah salah Quote dari buku Alice in
Wonderland. Untungnya si Santa, mungkin tanpa sadar meninggalkan jejak yang
cukup jelas untuk dilacak hehehe...dan ternyata my Secret Santa memang
mirip-mirip sama Alice loh :)
O iya, mohon maaf ya Santaku yang baik, postingan ini terlambat :D
Monday, December 31, 2012
[Review] The Time Keeper
Burung-burung tidak terlambat. Anjing tidak perlu melihat jam tangan.
Rusa tidak ribut-ribut tentang hari-hari ulang tahun yang telah lewat.
Hanya manusia yang mengukur waktu.
Hanya manusia yang menghitung jam.
Itu sebabnya hanya manusia yang mengalami ketakutan terhebat yang tidak dirasakan mahluk-mahluk lainnya….Takut kehabisan waktu. (hal 16)
Dor adalah manusia pertama di dunia yang
mulai menghitung waktu. Ketika dia mulai menghitung, dia mendapat pengetahuan
luar biasa, namun kehilangan setiap momen berharga. Dia memperhatikan waktu, dan
melupakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya pada waktu itu. Ketika
istrinya hampir meninggal, dia menjadi marah terhadap waktu. Dia ingin memiliki
kuasa atas waktu sehingga bisa mengendalikan dunia dan menahan kepergian
istrinya. Namun dipuncak kemarahannya, ia justru dibawa oleh kekuatan tak
terduga ke sebuah gua yang dipenuhi suara-suara permohonan setiap orang yang
meminta diberikan lebih banyak waktu. Ia tinggal di gua itu berabad-abad
lamanya, sampai suatu saat ia diminta kembali ke bumi, mencari dua orang dan
mengajari mereka apa yang telah dipelajarinya. Pria tua yang menempatkannya di
dalam gua hanya berpesan,
“ada alasannya mengapa Tuhan membatasi hari-hari manusia…tuntaskan perjalananmu dan kau akan mengerti” (hal 117)
Victor Delamonte adalah seorang yang
sangat kaya, namun dokter telah memberikan vonis bahwa waktunya tidak banyak,
ia menderita kanker. Karena terbiasa memperoleh apapun yang diusahakannya, ia
pun ingin mengusahakan kesembuhannya, ia ingin mengalahkan kematian dan hidup
lebih lama. Ia menghabiskan waktu-waktu terakhirnya dengan terus bekerja dan
mencari jalan keluar atas masalah kematiannya. Ia mengabaikan istrinya dan
terus melakukannya bahkan disaat-saat terakhir hidupnya. Sarah Lemon, siswi SMU
yang malu dengan kecerdasannya, terus merasa bosan dengan kehidupannya,
terlebih setelah ia mendapat penolakan dari laki-laki yang ditaksirnya. Ia memperlakukan
ibunya seperti musuh dan ia berencana menyakiti dirinya sendiri agar laki-laki
yang menolaknya merasa menyesal. Dua orang asing ini harus belajar memahami
waktu.
Membaca buku ini, mengingatkan saya pada Ebenezer
Scrooge. Namun dengan cara yang berbeda, Mitch Albom mengajarkan saya hal yang
sama dengan pesan Dickens lewat kisah Scrooge. Mitch Albom telah membuat saya
jatuh cinta dengan semua karyanya sejak saya membaca Tuesday with Morrie. Ini
adalah karya Mitch Albom kelima yang telah saya baca. Apa kesamaan dari kelima
buku itu? Semuanya bersinggungan dengan KEMATIAN. Tampaknya, Mitch Albom
benar-benar meresapi pesan yang disampaikan oleh Profesor Morrie Schwartz,
bahwa “When you learn how to die, you
learn how to live”. Rasanya sejak pesan itu, ia terus membahas tentang hal
yang satu itu dengan berbagai macam cara untuk membuat setiap pembacanya belajar
cara hidup. The Time Keeper mengajak pembaca untuk memikirkan kembali hal apa
yang paling berharga dalam hidupmu. Apakah itu pekerjaanmu? Keluargamu?
Anak-anak? Ataukah uang? Temukan hal itu dan nikmati waktumu bersama hal itu. Lima
bintang untuk Mitch Albom.
Beberapa waktu yang lalu, saya ikut serta
merayakan ulang tahun presiden direktur di tempat saya bekerja, Bpk Teddy
Rachmat. Di acara itu, kami meminta beliau untuk memberikan pesan kepada kami
semua, dan beliau berkata: time is
running so fast, don’t waste your time and follow your dreams/heart. Ada
alasannya mengapa Tuhan membatasi hari-hari manusia, bacalah dan anda akan
memahaminya.
------------------------------------------------
Judul: The Time
Keeper (Sang Penjaga Waktu)
Penulis: Mitch
Albom
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Oktober
2012
Tebal: 312 hal
ISBN:
978-979-22-8977-0
-------------------------------------------------
Saturday, November 24, 2012
2013 TBR Pile Challenge
Hosted by: Roof Beam Reader
Duration: 1 Jan 13 - 31 Dec 13
To finally read 12 book from your "to be read" pile within 12 months
I really excited when i saw this reading challenge. Hope it will help me reduce my book in "to be read" pile :D
Notes: I will write my review in Indonesian, so Indonesian reader could read it, but i will give a summary part in English so i can share my thoughts for international reader too. And here is my list for the next twelve months.
- 1984 by George Orwell
- Trio Musketri by Alexandre Dumas
- The Great Gatsby by F.Scott Fitzgerald
- Black Beauty by Anna Sewell
- Girl with a pearl earrings by Tracy Chevalier
- Little Woman by Louisa May Alcott
- Around the world in eighty days by Jules Verne
- My Name is Red by Orhan Pamuk
- Pride and Prejudice by Jane Austen
- The Remains of the Day by Kazuo Ishiguro
- Things fall apart by Chinua Achebe
- Imperium by Robert Harris
- The Virgin Blue by Tracy Chevalier
- Conspirata by Robert Harris
Julius Caesar - Act One
I saw Shakespeare’s work through movie instead of plays, because I watched Romeo and Juliet and never read plays before. So I’ll try my best to make a review about his work.
I am currently
reading Julius Caesar, and i hope it’s
a good choice to start. Try to read Plays in language other than my mother language
is really intimidating so i read it through No Fear Shakespeare, because it
helps me to understand the original text.
The Play start with two Tribunes, Flavius and Murellus, who condemn the commoners, a
carpenter and cobbler for what they’ve done. They just cheered for Caesar’s
triumph. In the first scene, I already see a hatred for Caesar. At last, I know they
fear the possibility that Caesar may soon become a king of Rome. I wonder why those
people have so much hatred for Caesar. Is this because of Caesar’s character? I
don’t have the answer yet.
This hatred becomes
more interesting in 2nd scene while a conversation between Caius
Cassius and Marcus Brutus. Brutus is a noble man, he loves Caesar, but he puts honor
above all. Cassius knows Brutus’s sense of honor and he uses it to lead him to
believe that Caesar has become too powerful and it makes him more dangerous. In
this 2nd scene, there is a part when I found Caesar’s character and
how he treats a friend.
Caesar:
Forget not in your speed, Antonius, to touch
Calphurnia, for our elders say the barren, touched in his holy chase, shake off
their sterile curse.
Antonius:
I shall remember. When Caesar says, “do this”,
it is performed.
You can see
it right? It happens before he becomes a king and how will that be when he’s a
king? That’s what Cassius afraid off. As Cassius hate him, Caesar shows much
hatred as Cassius does.
Caesar:
(Aside
to Antony) Let me have men about me that are fat, sleek-headed men and such as
sleep a-nights. Yond Cassius has a lean and hungry look. He thinks too much. Such
men are dangerous.
Caesar
refused a crown offered by Antony and it makes people praise him more. Caesar
just gets people attention, but as I saw, Cassius also just take a place in
Brutus’s head. He was gathering followers. And just like that, the conspiracy begins.
I thought
Julius Caesar was a good choice as a start to know Shakespeare, except for the
metaphor. I already done with act one and I found some characters I didn’t like.
Cassius really have a talent to persuade people but I thought he’s not smart
like Cicero. Cassius has no courage to face Caesar alone. That’s why he needs
Brutus, Cicero and other Noble man to be his hands. I love Brutus, but I am
wondering, will he join the conspiracy?
Subscribe to:
Posts (Atom)





